Senin , 23 Oktober 2017
UPDATE INFO

BUDIDAYA DURIAN

SYARAT TUMBUH

-Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50 s/d 800 m dpl.

-Keadaan iklim basah, suhu 25-32 oC, kelembaban 50-80%.

-Curah hujan ideal 1.500 – 2.500 mm per-tahun, 9-12 bulan basah dengan 0-2 bulan kering.

– Tanah yang cocok : latosol, podsolik merah kuning, dan andosol, subur, gembur dan mengandung banyak bahan organik, dan pH 5,5 – 6,5.

VARITAS DAN KESESUAIAN IKLIM LINGKUNGAN

  • Varitas Monthong, cocok pada ketinggian 150-500 m dpl, suhu 27-300C, kelembaban 70-80%, curah hujan tinggi.
  • Varitas Kani, cocok pada ketinggian 50-300 m dpl, suhu 27-300C, kelembaban 60-70%,hujan sedang.
  • Varitas sukun, cocok pada ketinggian 200-400 m dpl, suhu 27-300C, kelembaban 70-80%, curah hujan sedang
  • Varitas Petruk, cocok pada ketinggian 50-250 m dpl, suhu 28-320C, kelembaban 50-60%, curah hujan sedikit
  • Varitas Hepi, cocok pada ketinggian 100-400 m dpl, suhu 28-320C, kelembaban 60-70%, curah hujan sedang.

TEKNIS BUDIDAYA

  1. Bibit : dpt diperoleh dari biji(generatif ), atau Cangkok, okulasi (tempel), sambung (vegetatif).

Ciri bibit tanaman yang baik : subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru

  1. Persiapan lahan: jarak tanam 10 x 10 m, ukuran lubang tanam 60x60x60 cm, Dipisahkan tanah bagian atas (±20 cm) dan bawah, campur tanah bagian atas dengan pupuk kandang sekitar 10 kg dan dimasukkan ke lubangdibiarkan terbuka selama 2-4 minggu.
  2. Penanaman: Sebaiknya pd musim hujan, tanam bibit sebatas leher akar, disiram air secukupnya.
  1. Pengairan : penting terutama pada umur 2 – 3 tahun, dilakukan sekali atau lebih dalam seminggu, sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.
  2. Pemangkasan : Sebaiknya ketika tanaman berumur 1- 2 tahun, meliputi :

-Pemangkasan cabang yang terserang hama atau penyakit, tidak produktif, tumbuhnya mengarah ke bagian dalam tajuk.

– Pemangkasan tunas dan ranting : untuk menjarangkan tunas dan ranting agar tidak terlalu rimbun, memelihara satu tunas dan membuang satu tunas yang berada tepat di bawahnya.

  1. 6.   Perawatan Bunga : Saat mulai berbunga memerlukan banyak makanan dan unsur penunjang pemebentukan makanan, jika tdk mencukupi dapat menyebabkan bunga dan buah muda rontok. Diperlukan : (a)Pengairan pada musim bunga(6-8 minggu), (b) Pemupukan dgn NPK untuk mengatasi kekurangan mineral diberikan 2 bulan sebelum pembentukan bunga. (c) membantu penyerbukan karena durian umumnya melakukan penyerbukan silang hanya 5% yang dpt melakukan penyerbukan sendiri karena bunga mekar penuh pada pkl 5 sore s/d pkl 3 dini hari. Diperlukan penyerbukan buatan dan diusahakan menanam durian lebih dari satu kultivar.
  2. Pemupukan lanjutan : dosis dan jenis pupuk tergantung kesuburan dan keadaan tanaman (rekomendasi setempat), dapat digunakan pupuk buatan spt urea, KCL, SP-36, NPK, dan pupuk organik/kandang.

Dosis dan Jenis pupuk

UMUR (THN) PUPUK KANDANG (Kg/Phn) NPK (KG/Phn) FREKWENSI PER TAHUN
1 – 3 30-50 0,5 – 1,0 3 – 4 pd awal dan akhir musim hujan
4 – 6 75 – 150 1,5 – 2,5 2 – 3   pd awal dan akhir musim hujan
15 – 10 200 – 300 3,0 – 5,0 1 – 2 pd awal dan akhir musim hujan

PANEN

  • Waktu panen yang tepat : 4 – 5 bulan sejak berbunga, basanya jatuh sendiri (Jika buah yang jatuh 20% maka yang sdh dapat dipanen mencapai 80%, jika 10% maka yang dpt dipanen 50%)
  • Tingkat kematangan 75-80% durian dapat dipetik .
  • Ciri-ciri durian sudah boleh dipetik : (a) Durinya tampak tumpul, jarang dan rata; (b) Tangkai buah sdh mulai tampak kekuning-kuningan; (c) Bila duri durian digesek dengan pisau, suara terdengar kasar dan bergema.

Selamat Mencoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*