Senin , 23 Oktober 2017
UPDATE INFO

HORTI PARK TASTURA Sejarah dan Prospek Pengembangan Model Kawasan Mendukung Pembangunan Pertanian Berbasis “ATM”

Hortipark merupakan suatu area pengembangan hortikultura yang didesain secara multifungsi untuk melestarikan lingkungan, menciptakan, melanjutkan dan mempercepat terbentuknya kawasan yang berfungsi sebagai taman kota, interaksi sosial, edukasi dan fungsi ekonomi yang dikelola secara terintegrasi oleh pemerintah, masyarakat dan pihak swasta dengan luasan ideal direkomendasikan minimal 5 ha atau luasan tertentu yang terintegrasi disesuaikan dengan potensi daerah. Horti park merupakan salah satu alternatif pengungkit untuk mewujudkan pembangunan kawasan hortikultura yang utuh dan terintegrasi.

Secara historis Kegiatan Horti Park merupakan proyek “ambisius” Kementeri Pertanian RI dilaksanakan sejak Tahun 2012 meliputi Provinsi Kalimantan Barat (Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu Raya), Provinsi DI. Yogyakarta (Kabupaten Gunung Kidul). Pada Tahun 2014 lokasi kegiatan Horti Park di 3 (tiga) tempat yaitu Provinsi Lampung (Kabupaten Lampung Selatan), Jawa Barat (Kota Cirebon),  dan  Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kabupaten Lombok Tengah), wiilayah Horti Park yang sudah berjalan dan tercatat sebagai Horti Park terluas di Indonesia adalah Horti Park Tastura di Dusun Persil Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah.

Desa Karang Sidemen sebagai tempat wilayah Horti Park berjarak 7 km dari pusat pemerintahan kecamatan (Batukliang Utara), 22 km dari pusat pemerintahan kabupaten (Praya), dan 24 km dari pusat pemerintahan provinsi (Mataram) dengan tingkat aksesibilitas cukup lancar dan dilalui jalan aspal.Tanah di wilayah Karang Sidemen termasuk dalam grup Vulkan yaitu lereng vulkan bawah dengan jenis tanah entisol. Memiliki sumber daya lokal yang cukup untuk mendukung pertanian yang integratif antara lain bambu, berbagai komoditas hortikultura, ternak sapi yang dipelihara dalam kandang kolektif yang menghasilkan limbah padat maupun cair yang sangat baik ebagai bahan pembuatan kompos dan bio urine..

Desa Karang Sidemen tergolong dalam pola IIIA, yaitu total curah hujan 2000 – 3000 mm per tahun dengan bulan kering kurang dari 6 bulan dan bulan basah kurang dari 6 bulan (Atlas Sumber Daya Iklim Indonesia, 2003). Daerah tersebut memiliki curah hujan tertinggi di Kabupaten Lombok Tengah dengan rata-rata 2.036 mm per tahun. Wilayah ini dilalui saluran irigasi sekunder yang membentang  dari utara ke selatan yang mengalir sepanjang tahun. (BPTP Prov NTB)

Selain komoditas tanaman, masyarakat di karang sidemen juga memelihara berbagai jenis ternak seperti sapi, itik, entok dan ayam. Keberadaan ternak khususnya ternak sapi yang dipelihara dengan sistem kandang kolektif banyak menghasilkan limbah yang selalu diolah menjadi kompos sebagai media yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Perkembangan ternak unggas cukup pesat dengan tersedianya mesin tetas yang berproduksi baik. Namun pada awal 2013 populasi unggas menurun drastis karena terjadi wabah penyakit yang menyebabkan kematian lebih dari 70%. Hingga saat ini sekitar 20% anggota yang masih memiliki ternak unggas dengan populasi sekitar 10-15 ekor per KK.

Horti Park Tastura di lounching / diresmikan pada tanggal 13 Desember 2014 ini memiliki luasan 150 ha. (Luasan yang dikelola baru 100 ha, 70 Ha di wiayah karang sidemen dan sisanya di Desa Lantan)

Kegiatan Peresmian atau Launching Kawasan Horti Park Tastura secara serimonial  dibuka oleh Gubernur NTB, DR. TGB H. Zainul Majdi, Bupati Lombok Tengah, H. Moh. Suhaili FT dan disaksikan pula oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI, kegiatan launching juga dirangkaikan dengan HUT Provinsi NTB ke – 56 NTB, 17 Desember 2014

 

Statemen Bapak Bupati Lombok Tengah ketika  melaunching “Horti Park Tastura”  yang merupakan salah satu dari lima Horti Park di Indonesia yang merupakan kawasan Horti Park terluas, menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan Horti Park Tastura merupakan upaya percepatan pembangunan wilayah khusus pertanian subsektor hortikultura di wilayah Kabupaten Lombok Tengah,  mengingat sektor pertanian (Agriculture) merupakan salah satu sektor prioritas utama pembangunan selain sektor Paraiwisata (Tourism) dan sektor perikanan laut (Marine). Tiga sektor ini diupayakan dapat bersenergi satu sama lainya, dalam perkembangan selanjutnyasinrgi 3 prioritas pembangunan di Lombok Tengah lebih dikenal dengan pembangunan berbasis “ATM”  (Agriculture-Tourisme-Marine)

Kedepan kawasan Horti Park Tastura diharapkan akan menjadi suatu kawasan kebun hortikultura yag memiliki multifungsi, diantaranya contoh penerapan Good Agricultural Practie (GAP), pusat penangkaran benih dan bibit hortikultura, pusat pemberdayaan kelembagaan hortikultra, edukasi, pusat wisata (agrowisata) dan pusat produksi aneka jenis komoditas hortikultura. Keberadaan Horti Park Tastura diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat disekitar kawasan dan mempunyai multiplayer effect  kepada masyaakat lainya khusunya di Kabupaten Lombok Tengah

Horti park dapat menjadi salah satu “ecotourism” yang bernuansa alam dan menumbuhkan rasa kepedulian akan lingkungan. Semua taman dalam konsep Horti Park ditata menjadi konsep kebun, konsep back to nature dengan nuansa alam tropis Indonesia.

Komoditi hortikultura untuk horti park mengacu pada pertimbangan ekonomis, kesesuaian agroekosistem dan agroklimat serta preferensi pasar dan peluang pasar produk segar dan olahannya.

Adapun  multifungsi Horti park  meliputi:

  1. Taman rakyat (Community gardens)
  2. Fasilitas pembentukan kompos secara alamiah (Composting facility)
  3. Display tanaman hortikultura (Fields for horticulture crops and nursery of useful plants)
  4. Kebun masyarakat (Community orchards)
  5. Percontohan tanaman asli (Arboretum)
  6. Taman botani (botanical garden) mencantumkan setiap jenis tanaman.
  7. Wahana belajar dan diskusi di lapangan
  8. Taman pembibitan di perkotaan
  9. Water catchment

Hutan kota, Wisata agro, Laboratorium tanah (soil lab), Upaya pengikat lahan dengan akar kuat (root cellars) dan Terapi tertentu bagi generasi muda, atau bahkan wahana bermain dan belajar

Dalam kegiatan Lounching ini juga diadakan pameran dan gelar teknologi komoditas hortikultura yang diramaikan oleh rumpun hijau prov NTB, Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3)  Lombok Tengah, Dinas Pertanian dan Peternakan, para mitra serta kelompok tani

Output yang diharapkan dalam pengembangan Horti Park tastura

  1. Terwujudnya kebun hortikultura untuk buah, sayuran, tanaman obat dan florikultura dalam satu kawasan dengan managemen yang profesional dan integratif
  2. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas managemen hortikultura.
  3. Mendekatkan produk yang terjangkau dan berkelanjutan bagi masyarakat dan dukungan industri pariwisata di NTB
  4. Sebagai salah satu upaya pelestarian plasma nutfah hortikultura yang bermanfaat untuk kegiatan penelitian dan
  5. Memudahkan konsumen hortikultura dalam mendapatkan produk berkualitas di perkotaan.
  6. Sebagai tempat wisata, pemasaran, promosi dan edukasi yang berbasis hortikultura bagi masyarakat.
  7. Menciptakan lapangan kerja baru khususnya bagi penduduk yang berdomisili pada lokasi hortipark.

Dalam perencana awal pengembangan Horti Park tahap Awal seluas 100 hektar rencana pengembangnya dibangun beberapa blok sebagai pembatas kawasan antara satu tanaman dengan jenis tanaman lainya.

  • Kawasan Blok A sluas 70 Hektar ditanami beberapa jenis buah-buahan seperti Manggis, Durian, Pepaya, nangka, Jambu Kristal, srikaya dan Pisang
  • Kawasan Blok B seluas 20 hektar ditanami sayur-sayuran seperti Cabe rawit, cabe besar, tomat, kacang panjang, terong jagung, sawi, buncis dan pakis.
  • Kawasan Blok C seluas 10 hektar ditanam bunga seperti anggrek, anglomena, jenis pakis-pakisan, pisang-pisangan, antrium dan krisan

Wilayah yang digunakan di desa karang sidemen merupakan wilayah HGU yang luasnya + 350 Hektar, peruntukannya baru 25-30 persen unutk areal Horti Park, dan luasan untuk pengembanganya masih sangat terbuka. Dibutuhkan komitmen semua elemen unutk mensukseskan pembangunan dan pengembangan kawasanorti Park Tastura dimasa yang akan datang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*